Sabtu, 06 Oktober 2012

SEJARAH RIVALITAS BARCELONA - REAL MADRID


Zaman itu Joan Camper, pengasas FC Barcelona yang berbangsa Swiss mau menubuhkan klub sepakbola di Barcelona. Sebelas orang datang mau menyertai Camper, Walter Wild, Lluís d’Ossó, Bartomeu Terradas, Otto Kunzle, Otto Maier, Enric Ducal, Pere Cabot, Carles Pujol, Josep Llobet, John Parsons dan William Parsons. Sekitar 1920an, Camper terpaksa melepas jabatan karena diktator Castilia Sepanyol Miguel Primo de Rivera (yang ni sebelum Franco) meletakkan dasar “Spanyol untuk Spanyol”. Primo Rivera bertindak dengan menutup stadium Barcelona di Carrer Industria (ini stadium pertama FC Barcelona) pada 1925.

Setelah Republik Sosialis Spanyol (dikenal Second Republic) ditumbangkan dan Francisco Franco mengambil alih kerajaan selepas kerajaan republik sosialis yang dipilih rakyat ditumbangkan, bahasa Catalan dan bendera Catalan diharamkan. Siapa yang mengibarkan bendera Catalan akan ditembak. Siapa yang berbicara bahasa Catalan akan ditembak.

Duo diktator Spanyol, Primo de Rivero dan Jend. Franco adalah penggermar berat Real Madrid . Pada 6 Agustus 1936, Presiden Barça saat itu, Josep Sunyol dibunuh oleh sekelompok tentara Jenderal Franco. 16 Maret 1938, markas Barça dijatuhi bom. Lepas perang saudara, Jend Franco memasukkan pendukung setianya ke jajaran pengurus klub Barça. Salah satunya Enric Pineyro, yang diangkat menjadi presiden Barça di 1940-1943. Dampaknya nama FC. Barcelona diganti menjadi Club de Futbol Barcelona, agar berbau spanyol. Tak hanya itu, garis merah di emblem klub diganti dengan hanya empat strip. Bendera Catalan juga dihapus dari lambang Barça.